MISA AWAL TAHUN 2021 MENGUATKAN PERZIARAHAN IMAN

oleh: Silverius CJM Lake (Bidang Litbang LP3KN)

Jelas bahwa kegiatan rohani diperlukan sebelum bergiat lebih jauh sepanjang tahun 2021. Jajaran pimpinan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Nasional mengacu pada keyakinan yang masuk akal bahwa sebelum bertugas dan berkarya, seluruh pengurus aktif perlu dipenuhi dengan spiritualitas ilahi. Kekuatan bathin yang diperoleh dari kegiatan rohani akan mengatasi tantangan dan melemahkan berbagai gangguan saat realisasi program kerja. Kegiatan rohani yang sudah menjadi tradisi Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional dan Daerah (LP3KN-LP3KD) pada awal tahun kerja yaitu Misa Pembukaan Awal Tahun.

Misa Awal Tahun sebagai kesadaran rutin pengurus LP3KN dan LP3KD tetap ditempatkan sebagai saat syukur dan dialog dengan Tuhan yang selalu mendampingi umatNya. Tanggal 16 Januari 2021, misa konselebrasi awal tahun dirayakan oleh selebran utama Bapak Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo didampingi Romo Paulus C Siswantoko, Romo John Rusae, dan Romo Agustinus H Wibowo. Prof. Adrianus Meliala, Ketua Umum LP3KN bersama jajaran pimpinan pun hadir dalam perayaan ekaristi pembukaan tahun kerja 2021. Agaknya menarik karena Misa Awal Tahun dijalankan secara hybrid terkait pandemi Covid-19. Sebagian pengurus aktif LP3KN menghadiri perayaan Misa Awal Tahun di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga sekaligus bertugas sebagai lektris yaitu Ibu Fransiska R Sakeng dan penyanyi mazmur tanggapan, Ibu Maria P Kun.  Sementara beberapa personal yang lain bergabung dalam paduan suara mini. Selanjutnya sebagian besar pengurus LP3KN dan LP3KD mengikuti Misa Awal Tahun secara online yang disiarkan oleh HIDUP TV.

Dalam pengantarnya Bapak Uskup menyatakan bahwa perayaan ekaristi Hari Minggu Ke-2 Masa Biasa ini dirayakan bersama segenap pengurus LP3KN dan LP3KD serta umat sejagad dalam rangka mengawali tahun 2021. Harapannya, semoga Tuhan menyertai dan menguatkan semua dalam menghadapi berbagai macam keprihatinan dan tantangan sepanjang tahun 2021. Dan semoga setiap pribadi, keluarga, komunitas, dan lembaga semakin mengasihi, semakin terlibat dan semakin menjadi berkat bagi sesama.

Dalam homili, Bapak Kardinal menguraikan bacaan suci melalui beberapa pesan penting. Pertama, mengawali tahun 2021 dengan penuh syukur dan harapan agar sepanjang tahun, setiap pribadi, keluarga, komunitas, serta semua yang terlibat dalam LP3KN dan LP3KD mampu menjalankan perziarahan iman dan tanggung jawab demi kemuliaan Tuhan dan kebaikan bersama.

Kedua, tentu saja disadari bahwa semua masih berada dalam keprihatinan besar. Wabah Virus Corona masih terus memakan korban. Kemudian terjadi kecelakaan pesawat terbang, serta gempa bumi di Sulawesi Barat dan berbagai bencana yang mengakibatkan banyak korban di negeri tercinta ini. Tanpa rincian pertimbangan sepatutnya hati tergerak untuk mendoakan para korban, petugas, relawan yang menghadapi risiko besar dalam menjalankan tanggung jawab mereka serta melibatkan diri untuk meringankan penderitaan sesama. Bapak Uskup juga berpesan untuk mendoakan para pejabat pemerintah sipil, TNI dan Polri dari pusat sampai ke pelosok tanah air yang mengusahakan dan memastikan kebaikan bersama. Kemudian Bapak Suci Paus Fransiskus melalui telegramnya menyampaikan keprihatinan serta mendoakan bangsa Indonesia terutama mereka yang menjadi korban serta mereka yang membantu meringankan penderitaan sesama.

Ketiga, hal inti dalam bacaan Injil yaitu Yesus menyapa semua lewat kisah panggilan murid pertama. Yesus menyapa dan bertanya para murid pertama, “apa yang kamu cari”? Jawaban atas pertanyaan Yesus ditemukan para murid dalam diri Yesus Sang Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Pertanyaan yang sama, “apa yang dicari selama tahun 2021 dalam keluarga, komunitas, serta Lembaga”. Bapak Kardinal mengarahkan semua pada temuan jawaban yaitu makna kehidupan yang akan ditemui dengan cara semakin mengasihi, semakin terlibat, dan semakin menjadi berkat.

Setelah doa penutup perayaan iman Misa Awal Tahun 2021, Prof. Adrianus Eliasta Meliala, Ketua Umum LP3KN menyampaikan sambutannya tentang laporan kegiatan LP3KN dan LP3KD tahun 2020 serta menyerahkan secara simbolis program kerja tahun 2021 kepada Bapak Kardinal sebagai Ketua Konferensi Waligereja Indonesia. Untuk penyelenggaraan PESPARANI II di Kupang NTT yang direncanakan pada tanggal 28 Oktober 2021, Prof. Adrianus mengemukakan tiga model performans yaitu model on-site langsung, model virtual langsung, dan model virtual recorded. Maka Bapak Ketua Umum mengharapkan doa dan berkat Bapak Kardinal demi kelancaran dan keberhasilan. Dan. Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo memberi berkat penutup serta dilanjutkan dengan lagu penutup Mars LP3K. Misa Pembukaan Awal Tahun 2021 menguatkan perjalanan kini dan selamanya. Amen.

Misa Pembukaan Awal Tahun 2021 dipimpin oleh Mgr. Ignastius Kardinal Suharyo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia; didampingi Romo Paulus C Siswantoko, Ketua I LP3KN; Romo John Rusae, Ketua II LP3KN; Romo Agustinus H Wibowo, Ketua III LP3KN. (Dokumentasi LP3KN)

Add Your Comment

Berita Terkini

Berita terkini Pesparani menyuguhkan informasi hangat seputar kegiatan sehari-hari, penyelenggaraan event, serta kejadian-kejadian di lingkungan sekitar.

@2020 Pesparani. All Rights Reserved.