AMBON– Pelaksanaan Pesparani Nasional I baru berlangsung empat hari pada Selasa (30/10), namun Pemda NTT sudah menyatakan siap menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Pesparani Nasional Katolik II yang akan digelar pada tahun 2021.

Kesiapan tersebut disampaikan oleh Ketua LP3KD NTT, Frans Salem di sela-sela lomba Paduan Suara kategori Dewasa Campuran di Gedung Taman Budaya, Ambon.

“Kami sangat siap. Kami ingin melanjutkan api semangat toleransi dari Ambon ini. Kami ingin sebarkan semangat kedamaian, kerukunan dari NTT untuk Nusantara,” ujarnya semangat didampingi Piter Manuk, salah satu tokoh dari NTT.

Gubernur NTT Victor Laikodat bahkan sudah mengirimkan surat permohonan dan kesediaan untuk menjadi tuan rumah kepada ketua LP3KN Adrianus Meliala dengan tembusan Menteri Agama RI, Menteri Dalam Negeri RI, Ketua DPRD NTT, Ketua LP3KD NTT.

Dalam suratnya, Gunernur Victor menyatakan bersedia untuk menjadi tuan rumah Pesparani Nasional Katolik ke-2. “Pemerintah Provinsi Nusa tenggara Timur menyatakan bersedia menjadi tuan rumah Pesta Paduan suara Gerejani Katolik Nasional ke-2 di Kupang, Nusa Tenggara Timur,” kata Victor.

DPRD NTT juga menyatakan mendukung keinginan dan kesediaan Pemerintah NTT untuk menjadi tuan rumah. Dalam surat pernyataan yang juga dikirim kepada Ketua LP3KN, DPRD I NTT menyatakan dukungan kepada pemerintah untuk menjadi tuan rumah, sekaligus mendukung untuk mengalokasikan dana bagi penyelenggaraan Pesparani Katolik Nasional ke-2 tersebut.

Melihat keinginan Pemda NTT untuk menjadi tuan rumah, Susana Suryani Sarumaha menilai NTT sangat tepat menjadi tuan rumah untuk Pesparani ke-2. Alasannya, masyarakat NTT mayoritas Katolik dan memiliki semangat yang tinggi melakukan perhelatan-perhelatan yang bersifat Katolik. Hal ini menurutnya sudah ditunjukkan saat pelaksanaan Pesparani tingkat Propinsi akhir Mei lalu. Hampir semua kabupaten/kota se NTT turut mengambil bagian.

Selain itu, NTT adalah “Nusa Terindah Toleransi”. “Semangat toleransi dari Ambon perlu dilanjutkan. Dan NTT adalah tempat yang tepat untuk itu. Dari NTT kita tebarkan damai dan sukacita ke seluruh Indonesia,” tambah Susan, istri dari Dirjen Bimas Katolik Eusebius Binsasi ini.

Selain itu, Susan menyebut dukungan pemerintah daerah dan hierarki gereja adalah factor yang sangat kuat bagi keberhasilan Perparani ke-2 nanti, selain ketersediaan fasilitas baik transportasi, akomodasi, dan lain-lain.

“Hal-hal lain kan bisa dipersiapkan dalam tiga tahun ini,” ucap calon anggota DPD dari provinsi DKI ini.

Salah satu tokoh NTT di Jakarta Jack Bouk juga menyatakan mendukung rencana Pemda NTT untuk menjadi tuan rumah Pesparani. “Penyelenggaraan Pesparani ke-2 di NTT akan menjadi berkat bagi masyarakat NTT dan seluruh Indonesia. Orang NTT pasti sangat mendukung rencana ini,” ungkap pengusaha muda asal Atambua ini.

Penyataan kesiapan yang sama disampaikan oleh Ambros Korbafo, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Kupang. “Masyarakat NTT pasti mendukung ide ini sebab akan memperkaya secara rohani dan kebangsaan. Kami siap untuk jadi tuan rumah yang baik,” tegasnya singkat. (gor)

*sumber: http://id.beritasatu.com/home/ntt-siap-jadi-tuan-rumah-pesparani-nasional-ii/182102

Add Your Comment

@2023 Pesparani. All Rights Reserved.