Gubernur Said Assagaf: Jangan Labila dan Kabila

admin Berita, Coding another tagyadaa yadaa
0

AMBON– Mustahil membangun persaudaraan sejati tanpa kejujuran dan keterbukaan. Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional I Katolik yang digelar pada Sabtu hingga Jumat (27/10-2/11) di Kota Ambon, Maluku mengangkat tema Membangun Persaudaraan Sejati.

Bagi Gubernur Maluku Said Assagaf, tema tersebut sangat tepat menjadi bahan permenungan setiap anak bangsa saat ini, terutama di saat bangsa Indonesia dihadapkan pada pelbagai persoalan dalam membangun bangsa ini.

Hal tersebut disampaikan sang Gubernur ketika memberikan sambutan dalam seminar bertajuk dari Maluku untuk Indonesia Kita Rawat NKRI yang Damai dan Berkeadilan Melalui Budaya Menyanyi pada 31/11 di Islamic Center, Ambon. Judul sambutan Gubernur Maluku Rumah Belajar Hidop Basudara dalam Keragaman Agama, Budaya dan Politik”.

Menurut Said, upaya membangun kerukunan dan perdamaian aktif meniscayakan terbangunnya pertalian sejati hidop orang basudara dalam semua dimensi kehidupan.

“Karena problem kita selama ini, ikatan persaudaraan sering terdistorsi oleh masalah pertarungan di ranah politik dan ekonomi yang mengakibatkan pendarahan di ranah sosial budaya. Bahkan tidak sedikit dari kita yang mengidap penyakit double standart atau standar ganda alias abuleke. Ketika bersama atau ada maunya bicara sangat nasionalis, pluralis dan egaliter, tetapi ketika tidak bersama menjadi sangat primordialistis. Yang begini ini, orang Ambon bilang labila, yakni lapar bicara laeng (lain) dan kabila kanyang bicara laeng,” ujarnya disambut tawa peserta seminar.

Gubernur pun mengajak untuk menyatukan kata dan perbuatan.

Seminar tersebut menghadirkan pembicara Mahfud MD, Mgr. Petrus Canisius Mandagi (Uskup Amboina), Mgr. Agustinus Agus (Uskup Keuskupan Agung Pontianak), Eusebius Binsasi (Dirjen Bimas Katolik) dengan moderator Tri Agung dari Kompas. (gor)

 

*sumber: http://id.beritasatu.com/home/gubernur-said-assagaf-jangan-labila-dan-kabila/182154

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *