LOKAKARYA KOMPOSISI NYANYIAN LITURGI ETNIK
5 – 8 September 2019
Swiss-Belhotel
Jl. Kartini Raya No. 57
Mangga Besar, Jakarta

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong, mengembangkan dan meningkatkan kompetensi komponis untuk terwujudnya seni budaya gerejawi yang hidup.

Hasil karya peserta yang lolos seleksi dan memenuhi syarat akan digunakan di PESPARANI 2 di NTT 2020.

 

Materi & Nara Sumber

Nyanyian Liturgi – RD. Yohanes Rusae

Sebuah nyanyian dizinkan oleh Gereja untuk digunakan dalam ibadat kepada Allah apabila nyanyian itu mengindahkan kaidah-kaidah liturgi (KL. no.113).

Apa saja yang harus diperhatikan oleh seorang komponis ketika menciptakan sebuah nyanyian liturgi? Jawaban akan pertanyaan ini disampaikan kepada peserta, melalui sesi “Nyanyian Liturgi”.

 

Kaidah tentang Syair Nyanyian Liturgis – Ernest Mariyanto

Syair harus sinkron dengan melodi. Apa saja kaidah-kaidah yang perlu dicermati oleh seorang pencipta lagu?

 

Teknik Menulis Melodi Etnik – RP Antonius Garinsingan MSF

Peserta lokakarya akan mendapatkan pengetahuan, teknik-teknik dan berlatih menulis melodi etnik

 

Teknik Membuat Tata Suara – Budi Susanto Yohanes

Syair dan melodi akan semakin kuat pesannya jika didukung oleh aransemen yang efektif sehingga suasana doa menjadi kondusif

 

Informasi Kegiatan:

susdiklatlp3kn@gmail.com

WA 08119996988 Alexander

WA 0813-9841-2500 Supiningtyas