LP3KD Riau Gelar Rapat Koordinasi, Pesparani Katolik Direncanakan Digelar November 2019

admin Uncategorized, Coding another tagyadaa yadaa
0

LP3KD Riau Gelar Rapat Koordinasi, Pesparani Katolik Direncanakan Digelar November 2019

TRIBUNPEKANBARU.COM – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Riau menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Mutiara Merdeka, Jumat (14/6/2019).

Rapat ini membahas persiapan dan menyusun rangkaian Pesparani Katolik tingkat provinsi yang pertama kali diadakan dan direncanakan akan diselenggarakan pada November mendatang.

Selain Pesparani tingkat Provinsi, Ketua LP3KD Riau, Saurman Sitanggang menyebut rapat ini juga menjadi persiapan untuk mengikuti Pesparani tingkat Nasional yang akan digelar di Kupang pada 2020.

“Rapat ini akan berlangsung hingga esok hari. Pada Pesparani Riau mendatang, kita akan berencana menggelar lomba pada 12 kategori yang diikuti 13 Paroki se Provinsi Riau,”katanya.

Saurman menjelaskan pada Pesparani pertama kali yang diadakan pada tahun lalu di Ambon, Riau mengikuti 8 kategori dengan hasil yang memuaskan. Yakni 6 perak dan 2 emas.

“Tentu hasil tersebut semakin memotiviasi kita terus melakukan pelatihan dan pembinaan. Salah satunya dengan menggelar Pesparani tingkat Provinsi ini,”ucap Dia.

Rapat koordinasi ini dimulai dengan seminar bertajuk Melalui Pesparani Katolik Provinsi Riau, Mari Kita Menjada Kebersamaan Umat.

Ada 5 pemateri yang dihadirkan pada seminar ini. Diantaranya, Wakil Ketua III LP3KN Romo Heri Wibowo, Perwakilan Keuskupan Padang, Romo Erik, Perwakilan PWNU Riau, Aleksander, Perwakilan Kanwil Kemenag Riau, Sahat Sihombing dan Pembimas Katolik, Ali Masa Gea.

Seminar yang berlangsung sekitar 120 menit lebih ini berlangsung menarik. Banyak pertanyaan yang disampaikan para peserta yang berasal dari berbagai kelompok kategorial.

Disela-sela seminar, Romo Heri Wibowo menuturkan Pesparani Katolik ini sungguh menggeliat dan menggairahkan. Terlihat dari Pesparani pertama yang digelar di Ambon tahun lalu.

“Sesuai dengan namanya, Pesta. Pesta yang mengabarkan sukacita yang dirasakan oleh semua kalangan,”katanya.

Lebih dari pada itu, Romo Heri menyebut Pesparani ini menjadi kesempatan bagi umat untuk menjaga kebersamaan.

“Melalui Pesparani ada perjumpaan. Perjumpaan yang didasari kehendak baik yang akan membawa pengalaman akan kehadiran Allah. Jadi jangan kompetisinya yang ditonjolkan akan tetapi lebih daripada itu. Seperti pesan yang diucapkan Mgr Suharyo bahwa Pesparani menjadi jalan keindahan untuk menjaga kebersamaan umat,”pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Kanwil Kemenag Riau, Sahat Sihombing mengharapkan Pesparani Riau berjalan sukses sehingga nantinya tingkat nasional bisa diadakan di Riau.

“Saya mengharapakan Riau menjadi tuan rumah pada Pesparani pada periode selanjutnya. Sebab, dengan adaya kegiatan nasional di Riau, akan memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Seperi hotel-hotel akan terisi dan usaha keterampilan seperti cindera mata juga akan menggeliat,”harap Saut.

Dilain pihak, PWNU Riau, Aleksander mengapresiasi Pesparni tingkat Provinsi pertama ini.

Menurutnya, kegiatan ini akan turut serta menjaga persatuan dan kebersamaan umat dalam keberagaman.

“Kita (NU) akan mendukung penuh kegiatan ini, baik secara materil maupun non materil,”tegasnya.

Sebagai informasi tambahan, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN) adalah lembaga yang berada di bawah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia

Menyadur pesparani.or.id Pembentukan LP3KN melalui proses yang cukup lama.

Pengusulan Pembentukan berawal dari terlaksananya Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.

Pada kesempatan itu masyarakat Katolik di sana mendesak pembentukan sebuah lembaga untuk menurus PESPARANI Katolik pada tingkat nasional. Keinginan itu dideklarasikan dalam komitmen/kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh beberapa pihak.

Dalam rangka menindaklanjuti permintaan yang sama, pada tanggal 5 Oktober 2015 perwakilan dari Provinsi Maluku mengingatkan kembali Direktorat Jenderal Bimas Katolik terhadap kesepakatan tersebut.

Adapun perlombaan yang dilaksanakan adalah Gregorian Anak dan Remaja,Pemazmur Dewasa, Bertutur Kitab Suci, Cerdas Cermat Rohani dan lainnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul LP3KD Riau Gelar Rapat Koordinasi, Pesparani Katolik Direncanakan Digelar November 2019, https://pekanbaru.tribunnews.com/2019/06/14/lp3kd-riau-gelar-rapat-koordinasi-pesparani-katolik-direncanakan-digelar-november-2019?page=3.

Editor: Firmauli Sihaloho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *