LP3KN Virtual Choir Festival 2020

KEPESERTAAN

  1. Peserta LP3KN Virtual Choir Festival (LP3KN VCF) 2020 adalah wakil dari LP3KD tingkat provinsi. Setiap LP3KD Provinsi hanya dapat mengirimkan 1 (satu) peserta.
  2. Peserta wajib melakukan pendaftaran dan melengkapi seluruh persyaratan untuk dapat berpartisipasi dalam LP3KN VCF 2020.
  3. Peserta diberi kebebasan menentukan kategori:
    a. Paduan Suara Anak
    b. Paduan Suara Remaja
    c. Paduan Suara OMK
    d. Paduan Suara Dewasa
    e. Atau gabungan dari dua, tiga atau empat kategori tersebut.
  4. Jumlah penyanyi minimal 25 orang dan maksimal tidak ditentukan / dibatasi.

PENILAIAN DAN PENGHARGAAN

  1. Setiap nyanyian yang dibawakan akan mendapatkan catatan dari tim penilai secara tertulis atau secara langsung pada saat video ditayangkan.
  2. Setiap peserta akan memperoleh:
    a. Lembar penilaian dan catatan dari Tim Penilai
    b. Sertifikat keikutsertaan
  3. Peraih nilai tertinggi akan memperoleh Trofi LP3KN VCF 2020
  4. Penghargaan lain berupa trofi untuk peserta terfavorit berdasarkan likes terbanyak di channel Youtube LP3KN.
  5. Panitia LP3KN VCF 2020 akan mengirimkan lembar penilaian, sertifikat dan trofi kepada peserta 1 (satu) bulan sesudah pengumuman.

 

MATERI FESTIVAL

  1. Peserta diberi kebebasan untuk memilih nyanyian yang akan ditampilkan.
  2. Setiap peserta membawakan 2 (dua) buah nyanyian:
    a. Nyanyian liturgi atau rohani katolik, dengan ketentuan:
    - Nyanyian liturgi telah memperoleh Nihil Obstat dan Imprimatur dari keuskupan setempat atau KWI, misalnya dari Puji Syukur atau buku nyanyian lain yang telah disahkan.
    - Dalam bahasa Indonesia atau bahasa Latin
    - Wajib mendapat ijin dari pencipta lagu, arranger, dan publisher.
    b. Nyanyian daerah, dengan ketentuan:
    - Dari provinsi yang bersangkutan.
    - Dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah setempat.
    - Wajib mendapat izin dari pencipta lagu, arranger, dan publisher.
  3. Durasi untuk masing-masing nyanyian adalah 2 (dua) sampai 4 (empat) menit.
  4. LP3KN tidak bertanggung jawab terhadap adanya sengketa atau klaim dari pihak lain.

TANGGAL-TANGGAL PENTING

27 September 2020

Batas akhir pengumpulan formulir pendaftaran adalah tanggal 20 September 2020 pukul 24.00 WIB.

14 October 2020

Batas akhir pengiriman kelengkapan pendaftaran dan link video adalah 7 Oktober 2020 pukul 24.00 WIB

28 October 2020

Opening

29 October 2020

29 Okt - 6 November 2020: Penayangan video virtual choir festival per hari 4 provinsi

7 November 2020

7-9 Nov 2020: Pengumpulan Likes

10 Nov 2020: Closing

VIDEO

  1. Peserta dapat menyanyikan lagu secara a capella atau dengan iringan musik.
  2. Setiap peserta mengirimkan 2 video, masing-masing nyanyian liturgi/rohani dan nyanyian daerah.
  3. Setiap karya wajib memperlihatkan wajah penyanyi selama nyanyian berlangsung. Untuk dirigen dan pengiring sifatnya opsional.
  4. Video yang dikirimkan belum pernah ditampilkan dalam lomba sejenis dan/atau kanal media sosial apapun.
  5. Diperkenankan menggunakan effects secara wajar dan tidak berlebihan dalam proses penyuntingan video dan audio.
  6. Diperkenankan menyisipkan ilustrasi atau video yang sesuai. Sisipan harus orisinil, belum pernah dipublikasi di media lain, dan tidak mengambil dari video lain.
  7. Dilarang untuk menambahkan watermark, syair, atau narasi.
  8. Identitas lagu (judul, pencipta, arranger, publisher) ditampilkan di awal video. Credit title ditampilkan di akhir video. Durasi identitas lagu dan credit title sudah termasuk dalam durasi video.
  9. Video tidak mengandung unsur SARA, politik, kekerasan dan pornografi.
  10. Video dibuat dalam salah satu format berikut: MOV, MPEG4, MP4, AVI, WMV, MPEGPS, FLV, 3GPP, WebM, DNxHR, ProRes, CineForm, atau HEVC (h265) dengan kualitas minimum HD 720p image resolution (1.280 x 720).
  11. Video diupload oleh peserta ke Google Drive, Dropbox, WeTransfer, dll. Penamaan file sesuai dengan format berikut: LVCF2020_<provinsi>_<judul lagu>.
  12. Panitia berwenang untuk tidak menayangkan, menilai, atau mengulas karya peserta apabila terdapat pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan ini.

SYARAT PENDAFTARAN

  1. Peserta wajib melakukan pendaftaran untuk dapat berpartisipasi dalam LP3KN VCF 2020.
  2. Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan data-data berikut melalui email ke info.pesparani@gmail.com:
    a. Formulir pendaftaran yang ditandatangani oleh Ketua LP3KD Provinsi (link download formulir) dalam format file pdf berwarna.
    b. Surat pemberian Nihil Obstat dan Imprimatur dari keuskupan (setempat) terkait nyanyian liturgi yang akan dibawakan. Apabila nyanyian diambil dari buku nyanyian yang sebelumnya telah disahkan, cukup dilampirkan foto halaman dari buku tersebut yang memuat pernyataan Nihil Obstat dan Imprimatur.
    c. Surat izin dari pemegang hak cipta dan hak pakai atas nyanyian yang hendak dibawakan.
    d. Partitur paduan suara dalam notasi balok atau notasi angka untuk semua nyanyian yang dibawakan.
    e. Link video yang sudah diupload.
  3. Batas akhir pengumpulan formulir pendaftaran adalah tanggal 20 September 2020 pukul 24.00 WIB.
  4. Batas akhir pengiriman kelengkapan pendaftaran dan link video adalah 7 Oktober 2020 pukul 24.00 WIB
  5. Semua video dapat diakses secara publik mulai tanggal 28 Oktober 2020 setelah acara Pembukaan LP3KN VCF 2020 melalui kanal Youtube LP3KN.

Q & A

Q   :     Kapan batas waktu pendaftaran?
A   :     Ada 2 (dua) batas pendaftaran:
Pertama pengiriman formulir pendaftaran paling lambat 20 September 2020 pukul 24.00 WIB;
Kedua pengiriman kelengkapan pendaftaran dan link video paling lambat 7 Oktober 2020 pukul 24.00 WIB.

Q   :     Apa yg dimaksud virtual choir?
A   :     Virtual choir adalah sebuah pertunjukan paduan suara yang melibatkan banyak penyanyi yang dibuat dengan bantuan teknologi. Penyanyi merekam suaranya dan mengupload videonya dari lokasi masing-masing. Lalu dari setiap hasil rekaman mereka akan diedit menjadi sebuah pertunjukan. Penjelasan lebih lanjut dari Rizal Tandrio, B.Mus: https://youtu.be/Dc3K8fucS4I

Q   :     Video yang dikirim seperti apa, apakah penyanyi live atau hasil editing?
A   :     Video yang dikirim bukan rekaman live sebuah kelompok paduan suara yang menyanyikan sebuah lagu, melainkan kumpulan penyanyi yang masing-masing menyanyikan sebuah lagu dan digabungkan menjadi satu.

Q   :     Video dari peserta dikirim ke mana?
A   :     Peserta mengupload sendiri videonya ke aplikasi cloud storage, misalnya Google Drive, Dropbox, WeTransfer, dsb. Link video tersebut yang dikirimkan ke Panitia LP3KN VCF 2020.

Q   :     Apa bedanya nyanyian rohani dengan nyanyian liturgi?
A   :     Nyanyian liturgi adalah nyanyian yang digunakan dalam perayaan Ekaristi Gereja Katolik, yang memerlukan ijin dari hirarki berupa Nihil Obstat dan Imprimatur. Sedangkan nyanyian rohani adalah nyanyian yang digunakan dalam ibadat-ibadat umat dan kegiatan-kegiatan devosi.

Q   :     Bagaimana cara peserta mengumpulkan likes terbanyak?
A   :     Likes yang dihitung untuk penghargaan peserta favorit hanya dari video penampilan yang diupload panitia di channel Youtube LP3KN. Peserta diperkenankan untuk mengupload video tersebut di channel lain, namun tidak diperhitungkan untuk likes terbanyak.

Q   :     Alat musik apa saja yang dibolehkan untuk mengiringi nyanyian?
A   :     Untuk nyanyian Liturgi alat musik organ selalu diberi tempat utama, namun diperkenankan juga menggunakan alat musik yang diizinkan oleh pimpinan gerejawi setempat (bds. Musicam Sacram 62). Sedangkan untuk nyanyian rohani dan nyanyian daerah diberi kebebasan.

Q   :     Bolehkan membawakan nyanyian liturgi secara a capella (tanpa iringan)
A   :     Tentu saja boleh. Nyanyian a capella termasuk salah satu kekayaan liturgi Gereja Katolik.

Q   :     Bila nyanyian liturgi mencantumkan nihil obstat dan imprimatur, bagaimana dengan nyanyian rohani?
A   :     Nyanyian rohani katolik cukup melampirkan surat ijin dari pencipta dan publishernya.

Q   :     Bila pencipta atau arranger sudah meninggal dunia bagaimana pengurusan ijinnya?
A   :     Sesuai hukum yang berlaku di Indonesia, pengurusan ijin dengan ahli waris atau lembaga publisher yang memegang ijinnya.

Q   :     Bolehkah lagu pertama dan kedua dibawakan oleh kelompok kategori yang berbeda?
A   :     Boleh, misalnya lagu pertama oleh PS OMK dan lagu kedua gabungan PS OMK dan PS Anak.

Q   :     Apakah setiap kategori (Dewasa, OMK, Remaja, Anak) harus ikut tampil?
A   :     LP3KD diberi kebebasan untuk menentukan kategori mana yang ditampilkan, maupun gabungan dua, tiga, atau empat kategori tersebut.

Q : Apakah diperkenankan membawakan nyanyian selain bahasa Latin dan Indonesia?
A : Diperbolehkan selama memang nyanyian tersebut sudah termasuk kekayaan khazanah nyanyian liturgi / rohani di Indonesia, misalnya apabila sudah pernah dimasukkan dalam buku nyanyian resmi. Namun tetap menyertakan ijin dari pencipta lagu, aranger dan/atau publisher, kecuali bila statusnya sudah public domain.

Q : Apakah diperkenankan mengaransemen ulang nyanyian Puji Syukur?
A : Khusus nyanyian Puji Syukur hanya dibolehkan menggunakan aransemen yang sudah ada.

Lokasi Kegiatan

Venue & Time
Date
15 August 2020
s/d 7 October 2020
Time
-
Time
-
Near Amenities

Sponsor

.

No data was found
@2020 Pesparani. All Rights Reserved.