Press Release — Lomba Video LP3KN 2019: Singing For God: Aku Katolik, Aku Indonesia

admin Berita, Coding another tagyadaa yadaa
0

Lomba Video LP3KN: Singing For God; Aku Katolik, Aku Indonesia,
Langkah awal menyambut era baru

 

            Lomba Paduan Suara Video Klip Rohani Pertama bagi kaum muda se-Indonesia telah rampung dilaksanakan. Dalam paduan suara Selain memerlukan keahlian bernyanyi, juga keahlian berorganisasi dan tentu penggunaan teknologi. Keahlian bernyanyi tentu modal utama dalam padua suara, tetapi pengorganisasian anggota juga tidak kalah penting. Lomba ini  mengajak kaum muda untuk berkolaborasi menciptakan sebuah karya, mulai dari aransemen lagu, persiapan skenario video klip, penentuan lokasi, mencari pelatih yang handal dan berbagai proses kreatif yang harus dilakukan dan didiskusikan secara bersama-sama oleh semua anggota paduan suara. Tidak ketinggalan penggunaan teknologi, untuk mengolah video dan media agar tampil memukau . Akhirnya berbagai upaya yang tidak mudah ini ini dimenangkan oleh Paduan Suara SMAK MAKALE FALSETO, Tana Toraja, Sulawesi.

           Lomba video klip ini merupakan upaya untuk memperkenalkan Pesparani, khususnya Lembaga Pembinaan  Dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN), sebagai lembaga yang dibentuk untuk turut menjaga keharmonisan kehidupan antar umat beragama melalui aktivitas seni budaya gerejani dengan paduan suara . Lembaga yang dibentuk dengan menggabungkan 3 unsur yaitu pemerintahan, Hierarki, dan umat terus mengupayakan keterlibatan umat, khususnya kaum muda untuk turut bersumbangsih bagi kehidupan berbangsa.

            Pelaksanaan Lomba video klip kaum muda 2019 merupakan salah satu upaya untuk melibatkan umat, khususnya kaum muda dalam kegiatan LP3KN. Selain sebagai ajang untuk melatih kreativitas untuk memanfaatkan media digital, kaum muda juga diajak untuk mensyukuri Indonesia karena lagu-lagu yang dipilih untuk dinyanyikan adalah lagu-lagu rohani yang menunjukkan rasa syukur atas Indonesia; sebut saja lagu “Betapa Tidak Kita bersyukur” (Puji Syukur No. 707) yang menceritakan rasa syukur atas tanah air yang kaya dan makmur, “Semua kembang Bernyanyi” (PS no.703) dan lagu lainnya, semua mengingatkan siapa aja untuk bersyukur telah menjadi bagian bangsa Indonesia. Selain mendapatkan nilai kebangsaan dan keimanan, kaum muda secara tidak langsung dipersiapkan untuk menyambut era society 5.0 yang menuntut kolaborasi dan sinergi satu dan yang lainnya.

            Perlombaan yang berlangsung pada 1 Agustus –  15 November 2019 ini, dapat dikatakan sukses dilihat dari banyaknya  peserta dari seluruh Indonesia , dan  kualitas sangat baik. Melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri independen, maka dihasilkan pemenang sebagai berikut:

Juara I – SMAK MAKALE FALSETO, TANA TORAJA (total nilai 3120),

Juara II – MAGNIFICAT CHOIR ,KALIMANTAN BARAT (total nilai 2965),

Juara III – PSGR KEBA, KEUSKUPAN BANDUNG (total nilai 2950).

Penilaian Khusus untuk :

Aransemen terunik: MAGNIFICAT CHOIR, KALIMANTAN BARAT;

Video Klip terunik : SMK STRADA BUDILUHUR, BEKASI –JAWA BARAT

Favorit Netizen : SMAK MAKALE FALSETO, TANA TORAJA

 

 Lomba Paduan Suara Video Klip LP3KN 2019  ini merupakan langkah awal menyemangati dan mendorong kaum muda untuk berkarya menggunakan media digital guna meningkatkan kecintaan kepada Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *